Hari Raya Pembaptisan Tuhan

Syalom teman teman Katolik. Gereja Katolik setelah masa Natal dan Efipani (manifestasi Tuhan) selanjutnya merayakan pesta Pembaptisan Tuhan. Warna liturgi berubah hijau yang menandai memasuki masa biasa. Bagaimana makna Pembaptisan Tuhan tersebut? mengapa Tuhan dibaptis?

Pembaptisan merupakan saat pertama seorang anak dikuduskan oleh Tuhan. Ia mendapat pencurahan Roh Kudus yang disimbolkan oleh percikan air di atas kepalanya. Pembaptisan Tuhan Yesus Kristus tidak sama dengan baptisan kita. Kedatangan Yesus sudah dinubuatkan dengan sangat jelas oleh Yohanes Pembaptis, “Aku membaptis kamu dengan air tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.” (Markus 1:8)

Dengan demikian maka kedatangan Yesus ke sungai Yordan itu bukan karena tuntutan pertobatan seperti orang kebanyakan, berbeda dengan kita yang memandang pembaptisan adalah pertobatan untuk hidup kedalam Kristus. Tetapi maksud kedatangan Yesus ke sungai Yordan adalah bagian dari rencana dan kehendak Allah untuk memperkenalkan Yesus di muka umum.

Pembaptisan Yesus Kristus di sungai Yordan dengan air, masih dilengkapi dengan ‘pelantikan Yesus’ sebagai Tuhan melalui suara dari Langit. Setelah Yesus dibaptis terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atasNya, Engkaulah anak yang Ku-kasihi, kepada-Mu Aku berkenan.

Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
(Lukas 3:21-22).

Lihat, itu hambaKu yang Kupegang, orang pilihanKu yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh RohKu ke atasnya supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. (Yesaya 42: 1)

Yesus datang ke sungai Yordan juga untuk menguduskan air supaya semua yang dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dapat bertobat dan menjadi kudus. Santo Maksimus dari Turin mengatakan bahwa Tuhan Yesus datang ke sungai Yordan bukan untuk dikuduskan melainkan untuk menguduskan air. Air itu dikuduskan supaya memberi kehidupan baru kepada banyak orang yang dibaptis. Hal ini menjadi nyata dalam pembaptisan di mana air baptis sudah dikuduskan oleh Yesus supaya orang-orang yang dibaptis dapat menjadi kudus.

Dialah yang menguduskan kita supaya kita layak menjadi anak-anak Allah.

sumber referensi tulisan :
http://www.indocell.net/yesaya/pustaka4/id52.htm

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *