Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Renungan.
Kamis, 31 Mei 2018.
Pesta Suci Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabeth.
Pembawa renungan : Romo Yohanes Suratman, Pr.
Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Tegal.

Bacaan Injil : Lukas 1:39-56.

Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.
(Injil Lukas 1:45).

Kunjungan Maria kepada Elisabet adalah perjumpaan di antara dua wanita yang sedang hamil yang keduanya sama-sama tak pernah menduga bahwa akan mendapatkan kehamilan itu. Mereka akan berbagi pengalaman iman. Mereka akan menceritakan bagaimana Allah yang mahakuasa melakukan perbuatan-perbuatan yang besar atas hidup mereka berdua.

Dalam perjumpaan itu kata-kata yang disampaikan oleh Elisabet, menegaskan dengan jelas siapa Maria itu, yakni orang yang telah percaya sehingga ia berbahagia karena janji Tuhan terlaksana di dalam hidupnya. “Berbahagialah ia yang telah percaya sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana”.

Apa yang dikatakan oleh Elisabet tentang Maria itu menjadi gambaran bagi semua murid Tuhan. Seorang murid Tuhan hendaklah berani mempercayakan hidupnya kepada Tuhan seperti Maria.

Dalam berbagai peristiwa penyelamatan yg hendak Tuhan laksanakan, disana Maria selalu hadir. Dalam penjelmaan Yesus, Maria dihadirkan dan ia menerima rencana Allah itu walau penuh resiko amat bahaya.

Dalam peristiwa wafat dan kebangkitan Yesus, Maria berdiri di bawah salibNya. Ia mengikuti jalan yang ditempuh oleh Yesus sampai di salib. Walau hatinya amat pedih menyaksikan derita dan kematian PutraNya, ia tidak berontak pada Allah tapi tetap percaya.

Dan ketika Roh Kudus turun di hari Pentakosta, Maria juga bertekun dalam doa bersama para rasul. Ia yang sudah dipenuhi Roh Kudus saat mengandung Yesus kini membantu para rasul supaya juga menerima kepenuhan Roh Kudus yang sama.

Keteladanan iman Maria dan kesediaannya untuk berbagi serta menolong sesama, hendaklah kita hidupi agar kita juga pantas disebut orang yang percaya. Sebab melalui iman kepercayaan ini karya-karya besar Tuhan pun juga akan terlaksana dalam hidup kita.

Maria pasti akan turut mendoakan kita supaya meneladani imannya itu.

Tuhan Memberkati.

Dikutip dengan izin, dari kumpulan renungan harian RD. Yohanes Suratman. Pastor diosesan (praja) di Keuskupan Purwokerto.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *