Sekilas tentang Minggu Palma

Salam damai dalam Kristus teman-teman.

Pekan Suci dalam liturgi Gereja Katolik dimulai pada Minggu Palma, yang menghubungkan perayaan kemenangan Kristus Raja dengan pewartaan penderitaan-Nya. Pengaitan kedua aspek misteri Paskah ini harus menjadi jelas dalam perayaan katekese.

Sejak dulu kala masuknya Kristus ke Yerusalem diperingati dalam prosesi meriah. Dengan ini umat Kristiani menjalani peristiwa ini dan menyertai Tuhan, seperti anak-anak Ibrani yang menyongsong-Nya dan menyerukan “Hosana”.

Dalam setiap gereja hanya boleh diadakan satu kali prosesi, sebelum Misa, yang dihadiri kebanyakan umat beriman; boleh juga Misa sore, Sabtu atau Minggu.

Kaum beriman berkumpul dalam gereja samping atau di tempat lain yang pantas diluar gereja, yang menjadi tujuan prosesi, dan membawa ranting palma atau ranting lain dan mendahului umat. Ranting-ranting itu diberkati untuk dibawa dalam prosesi. Kaum beriman dapat menyimpan ranting-ranting itu di rumah; mereka diingatkan akan kemenangan Kristus yang mereka rayakan dalam prosesi Palma. Para gembala jangan mengabaikan apa pun untuk mempersiapkan prosesi demi penghormatan Kristus Raja, dan merayakannya agar juga menghasilkan buah rohani dalam kehidupan kaum beriman.

.
Sumber :
Konggregasi Ibadat Ilahi. Perayaan Paskah dan Persiapannya, 16 Januari 1988, No 28-29.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *