OMK 

Sukacita dan Damai Sejahtera

Salam Damai sahabat OMK HKY Tegal yang terkasih dalam Kristus.

Merasakan hidup dalam sukacita merupakan anugerah yang luar biasa. Umat Kristiani hendaknya selalu menyadari akan anugerah berharga ini. Umat Kristiani hendaknya selalu menyadari akan anugerah yang begitu berharganya ini. Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, berkata, “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Flp 4:4).
Paus Fransiskus juga mengingatkan, “Seorang Kristiani sejati memiliki wajah ceria, mata dan hati penuh sukacita.”

Sebagai seorang Kristiani yang merasakan keceriaan, senantiasa bersukacita dalam Tuhan adalah anugerah sekaligus tugas. Ia bertugas untuk menghadirkan aura sukacita Injili seperti dilakukan oleh Yesus yang bangkit dari maut dan dialami oleh para murid-Nya.

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
(Yoh 20:20).

Orang yang hidupnya dalam penuh sukacita juga mengalami damai sejahtera dalam hidupnya. Hal ini pun adalah suatu bentuk anugerah Tuhan yang disediakan bagi para murid-Nya. Namun, damai sejahtera itu hendaknya tidak hanya disimpan untuk diri mereka sendiri melainkan juga dibagikan kepada sesama.

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.
(Mat 5:16).

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
(Yoh 14:27).

Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
(Luk 10:5).

Jika damai sejahtera itu tercipta oleh karena kehadiran kita, maka orang-orang yang ada di sekitar kita, siapa pun mereka, akan hidup dalam kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera mempersatukan anak-anak Allah di dunia ini.

Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:.
(Efesus 4:3).

Kita diutus untuk mewartakan damai dan sejahtera Kristus.

Salam Damai, Berkah Dalem.
Tuhan Memberkati.

.
Karmelindo, Ruah April Mei Juni 2018.

Mungkin Anda Menyukai