Salam Damai dalam Kristus. Berkah Dalem.
Berjalan bersama Orang-orang Muda.
Mendampingi orang-orang muda perlu rancangan menjumpai orang-orang muda dimanapun mereka berada, dengan menyesuaikan diri dengan zaman dan ‘ritme (irama)’hidup mereka serta menanggapi kesulitan mereka secara serius. Hal ini dilakukan karena orang-orang muda berusaha mengartikan kenyataan tempat mereka hidup dan mengubah pesan yang telah mereka terima dalam kata dan perbuatan kedalam usaha mereka sehari-hari untuk menciptakan sejarah pribadi dan dalam pencarian akan makna bagi hidup mereka.
Pelayanan pastoral panggilan mempelajari gaya Yesus, yang berjalan melewati tempat-tempat hidup sehari-hari, berhenti tanpa terburu-buru dan sambil memandang saudara-saudari kita dengan belas kasih, membimbing mereka untuk berjumpa dengan Allah Bapa.
(Paus Fransiskus dalam sambutan kepada para peserta Konferensi Internasionl tentang Karya Pastoral untuk Panggilan, 21 Oktober 2016).
Tiga kata kerja dari Injil yang mencirikan cara Yesus menjumpai orang-orang sezaman-Nya dapat membantu kegiatan pastoral dalam mendampingi dan membimbing orang-orang muda, yaitu ; pergi keluar, melihat, dan memanggil.
Pergi Keluar.
Ajakan Paus Fransiskus “pergi keluar” merupakan cara aksi pastoral, terutama dengan meninggalkan dan/atau mengurangi sikap kaku yang dapat membuat pewartaan Injil kurang dapat dipercaya, meninggalkan pola-pola yang membuat orang merasa terkurung dan cara menggereja yang kadang-kadang ketinggalan zaman.
Orang muda akan menemukan Gereja lebih menarik, jika mereka mengalami bahwa sumbangan konkret dan asli mereka diterima dengan baik oleh komunitas Kristiani.
Melihat.
Ketika Injil mengisahkan perjumpaan Yesus dengan orang-orang dari zaman-Nya, Injil dengan tepat menggarisbawahi kemapuan-Nya menghabiskan waktu bersama mereka dan ketertarikan-Nya kepada orang-orang yang bertatap muka dengan-Nya.
Sama halnya dengan setiap gembala jiwa-jiwa sejati, yang mampu melihat kedalaman hati tanpa menyerang atau mengancam.
Memanggil.
Memanggil berarti membangkitkan keinginan dan memindahkan orang-orang dari apa yang menghalangi mereka. Memanggil berarti mengajukan pertanyaan yang tidak memiliki jawaban yang sudah tersedia. Orang-orang muda didorong untuk mulai perjalanan mereka dan menjumpai sukacita Injil.
.
Komunitas yang Bertanggung Jawab.
Komunitas Kristiani harus merasa bertanggungjawab untuk mendidik generasi baru. Diseluruh dunia ada paroki, tarekat religius, perkumpulan, gerekan dan realitas gerejawi yang mampu merencanakan dan mewartakan kepada orang-orang muda pengalaman pengalaman pertumbuhan dan diskresi (keputusan panggilan) yang sungguh bermakna.
Banyak orang Kristiani yang terlibat dalam karya ini dan pantas mendapat penghargaan mulai dari mereka yang mengemban tanggungjawab dalam hidup gerejani. Perlu dihargai usaha-usaha mereka yang memberi kesaksian kebaikan hidup dan sukacita Injil yang mengalir darinya pada bidang-bidang kehidapan sehari-hari.
Gereja perlu lebih meningkatkan peluang keterlibatan orang-orang muda dalam struktur partisipasi dalam komunitas-komunitas keuskupan dan Paroki, mulai dari dewan paroki, dengan mengajak orang-orang muda menyumbangkan kreatifitas mereka dan menerima gagasan-gagasan mereka.
Orang-orang yang menjadi Rujukan Orang Muda.
Orang Tua dan Keluarga. Orang tua dalam keluarga mengungkapkan perhatian Allah setiap hari kepada setiap manusia melalui kasih yang saling mengikat mereka dan kepada anak-anak mereka.
Para Gembala. Perjumpaan dengan para klerus (golongan kaum tertahbis atau kaul), yang memiliki kemampuan keterlibatan dengan orang-orang muda dengan mencurahkan waktu dan sumberdaya mereka, dan para anggota hidup bakti melalui kesaksian yang menentukan dalam pertumbuhan generasi baru.
Paus Fransiskus berkata :
“Saya meminta ini terutama dari para Gembala Gereja, para uskup dan para imam: Andalah yang terutama bertanggungjawab atas panggilan Kristiani dan imamat, dan tugas ini tidak dapat diserahkan kepada kantor birokrasi. Anda juga telah mengalami perjumpaan yang mengubah hidup Anda, ketika imam yang lain -pastor paroki, bapa pengakuan, pembimbing rohani- telah membantu Anda mengalami keindahan kasih Allah.
Maka, Anda juga: dengan pergi keluar, dengan mendengarkan orang-orang muda -ini memerlukan kesabaran- Anda dapat membantu mereka menimbang-nimbang gerak hati mereka dan membimbing langkah-langkah mereka”.
(Sambutan kepada para peserta Konferensi Internasional tentang Karya Patoral untuk Panggilan, 21 0ktober 2016).
Para guru dan pendidik. Banyak pendidik Katolik terlibat sebagai saksi Kristus di universitas-universitas Katolik dan sekolah-sekolah Katolik di setiap jenjang dan kelas. Mereka memberi kesaksian tentang panggilan manusiawi dan Kristiani yang diterima dan dihayati dengan kesetiaan dan pengabdian.
Menanggapi dengan murah hati panggilan masing-masing adalah cara utama pelaksanaan karya pastoral panggilan.
.
Salam Damai Kristus. Bravo
Tuhan memberkati. Amin
.
Dirangkum dari Dokumen persiapan Sinode OMK 2018 oleh Dokpen KWI dan Komkep KWI.