Salam Damai Orang Muda Katolik. Berkah Dalem.
Dunia yang Cepat Berubah.
Cepatnya proses perubahan dan transformasi adalah ciri utama masyarakat dan budaya kontemporer. (Laudato si’, 18).
Perubahan pewartaan Injili juga telah beberapa mengalami perubahan, misalnya sekarang banyak orang muda yang membaca Alkitab dan melalui gadget smartphone mereka, membaca kumpulan renungan harian sekarang tidak hanya lewat buku tapi bisa melalui media elektronik -media sosial site-.
Generasi-generasi Baru.
Generasi orang muda zaman sekarang hidup dalam dunia yang berbeda dari dunia para orang tua dan pendidik mereka.
Menjadi Milik dan Mengambil Bagian.
Banyak orang muda ingin menjadi aktif dalam proses perubahan yang sedang berlangsung.
Orang muda menunjukan keinginannya dan kesiapan untuk berperan serta aktif untuk kegiatan-kegiatan pelayanan konkret di Gereja, kadangkala memang ada benturan perbedaan pendapat dimana orang muda harus ‘melibatkan’ dengan orang yang lebih tua.
Titik-titik Rujukan Pribadi dan Kelembagaan.
Orang-orang muda membutuhkan orang-orang yang menjadi rujukan yang dekat, dapat dipercaya, konsisten dan jujur. Orang-orang muda mencari orang-orang yang menjadi rujukan yang mampu mengungkapkan empati dan memberi mereka dukungan, dorongan dan bantuan dalam mengakui keterbatasan-keterbatasan mereka, tetapi tanpa membuat mereka merasa diadili.
Mereka juga memiliki keinginan juga untuk mencari rujukan diantara teman-teman sebaya mereka. Karena sifat kehati-hatiannya terhadap orang-orang yang berada diluar hubungan pribadi mereka, kerapkali memupuk rasa ketidakpercayaan, ketidakpedulian atau kemarahan terhadap lembaga-lembaga.
Mereka menghendaki agar Gereja lebih dekat pada orang-orang muda, karena mereka berfikir bahwa ada gap diantara mereka dengan generasi diluar mereka.
Sudut pandang orang yang lebih tua terhadap mereka generasi muda kadang menciptakan suatu stigma yang kurang bagus terhadap orang muda, misalnya orang muda dianggap terlalu suka dengan hal-hal yang berhubungan dengan hura-hura, pandangan orang tentang orang muda yang terkadang dibilang hanya mau “enaknya saja’ dalam berkegiatan di gereja (padahal mereka kaum muda ingin ambil bagian dalam aksi yang ‘bukan hanya enaknya saja’).
Menuju Generasi Hiperkoneksi (Hyper-Connected).
Orang-orang muda zaman sekarang ditandai oleh hubungan mereka dengan teknologi komuniasi modern yang biasa disebut ‘dunia maya’ yang memiliki efek nyata positifnya, tapi tetap tidak tanpa resiko. Gereja dipanggil untuk mengevaluasi kegiatan pastoralnya yang perlu mengembangkan budaya yang tepat.
Tak dapat dipungkiri bahwa penyebaran Kabar Gembira sekarang bisa semakin mudah, meluas dan cepat dengan adanya teknologi yang memampukan menjaring koneksi antar kelompok-kelompok atau antar individu-individu dalam menyiarkan Kabar Gembira.
Penyebaran informasi pada kelompok-kelompok kategorial Paroki dengan mudah disampaikan dan diwartakan kepada para anggota-anggotanya melalui media digital.
Orang Muda dan Pilihan-pilihan.
Pencarian jalan untuk membangkitkan kembali keberanian dan dorongan hati harus memperhitungkan bahwa pribadi Yesus dan Kabar Gembira yang diwartakan-Nya terus mempesona banyak orang.
Salam Damai. Bravo
Tuhan Memberkati.
.
Dokumen persiapan Sinode OMK 2018. Dokpen KWI dan Komkep KWI.
Pada tulisan yang ditulis miring adalah pemaparan dari penulis.