Khotbah Paus Leo Agung tentang Masa Prapaskah.
Saudara-saudara yang terkasih, yang merupakan kekhususan pada pesta Paskah ialah kesempatan, dimana seluruh Gereja bergembira karena pengampunan dosa. Pengampunan tidak hanya diberikan kepada mereka yang baru saja dilahirkan baru oleh Pembaptisan, tetapi juga kepada kita yang sudah lama terhitung anak-anak Allah (sudah dibaptis).
Memang benar, air Pembaptisan semula memberikan hidup baru dengan rahmat-Nya, tetapi bagi kita setiap hari berlaku keharusan bergulat dengan kelemahan kodrat kita. Betapapun kita maju, tak seorangpun dari kita dapat bebas dari kewajiban untuk berbuat lebih baik lagi. Kita harus berusaha sekuat tenaga, supaya pada hari Paskah nanti tidak seorangpun masih tetap terikat pada cacat cela kodratnya dari masa silam.
Dengan demikian, apa yang setiap waktu harus dilakukan oleh setiap orang Kristen, sekarang ini harus dilaksanakan dengan lebih cermat dan khidmat. Empat puluh hari yang ditetapkan oleh para Rasul harus digunakan untuk berpuasa. Ini tidak hanya berarti mengurangi makan, tapi juga penyucian rohani, memberantas semua kebiasaan jahat kita.
sumber : Ruah JFM 2019 yang disadur dari Bacaan Kedua Ibadat Bacaan hari Kamis Sesudah Rabu Abu, Kanisius, 1982, halaman 19-20.